Adalah sebuah gagasan tentang usaha percepatan perubahan…

Perubahan menuju gerakan yang lebih kontekstual, berdasar pada pembacaan alam dimana kita berada. Percepatan perkembangan spiritual, lompatan batin, serta percepatan persatuan dan pelaksanaan gagasan.
Titik persinggungan Revolusi Organik
Revolusi Organik adalah sebuah percobaan kita bersama untuk mencoba mempertemukan semangat-semangat berbagai-bagai elemen anak muda dalam sebuah  titik persinggungan, titik pertemuan.

Revolusi  saat ini menjadi  bagian penting dalam diri kita sendiri demi menyelaraskan dengan keadaan dunia yang serba dinamis dan selalu berubahini. Hal terkecil yang bisa kita lakukan dalam menjiwai jaman ini  adalah denganmenyesuaikan jagad cilik –jagad gedhe, mikrokosmos – makrokosmos kita dengan kesadaran yang kontinyu dan berekses konkret.

Digdayanya sebuahbangsa tentu ditentukan oleh seberapa dalam dan luasnya pemahaman generasi mudanya terhadapdiri, kebudayaan, dansejarahnya, hilangnya pemahaman hal-hal tersebut akan menciptakan generasi muda yang bukan saja kehilangan jatidiri, namun juga kehilangan kebanggaan, kepercayaan dan alasan untuk memperjuangkanhidup dan kebangsaannya.

Diharapkan dari sebuah pertemuan sederhana ini, akan mulai terjadi interaksidan terjalin kemauan untuk saling memahami, dan muncul semangat penyatuan visi dan gerakan ke depan yang lebih berani, kritis, holistik dan kontekstual, berlandaskan pemahaman yang menyeluruh dan mengakar, serta kemauan untuk berlomba-lomba memberi kontribusi positif untuk kemajuan kebudayaan kita.

Musik:

– Realino Resort
– Denda Omnivora and The White Liar
– Fonticello
– Aurette and The Polska Seeking Carnival
– Hardboard Crust
– Horse Shoe
– Cyclone

Orasi Budaya:

– Prof. Dr. Damardjati Supadjar (guru besar Filsafat UGM)
– Setu Legi (Taring Padi)

Minggu Legi, 9 September 2012
19.30 – 23.00
Gedung Patung, Jogja National Museum (JNM)
Yogyakarta

GRATIS!
Ajak teman-temanmu ya!

Salam hangat,
ketjilbergerak