psglagah

 

 

Pasar Glagah: Perjumpaan Subuh

Sebagai bagian dari Festival Equator #2: Budaya Bergerak Biennale Jogja XII, ketjilbergerak mempersembahkan Pasar Glagah: Perjumpaan Subuh, sebuah acara yang akan merayakan bentuk-bentuk perjumpaan Indonesia dan Arab di desa Glagah, Kulon Progo, bersama-sama dengan warga Glagah. Pasar Glagah dipilih sebagai tempat sebab pasar adalah sumber hidup masyarakat Glagah. Di pasarlah mereka mendapatkan kebutuhan sehari-hari. Di pasar jugalah mereka menjual hasil tani dan hasil laut milik mereka.

‘Perjumpaan Subuh’ sendiri menyimbolkan beberapa hal. ‘Perjumpaan’ bisa mewakili pertemuan budaya Indonesia dan Arab yang ada di sana. ‘Perjumpaan’ juga bisa jadi simbol bagi pasar sebagai tempat beragam orang berjumpa. Sedang ‘Subuh’ bisa jadi wakil dari waktu dimulainya pasar dan aktivitas warga Glagah. Pun ‘Subuh’, seperti yang sudah diketahui, punya makna religius jika dikaitkan dengan kebudayaan Arab, khususnya Islam.

Pasar Glagah: Perjumpaan Subuh mengambil ruang di depan Pasar Glagah Kulon Progo, berlangsung mulai pukul 05.00 pagi hingga 08.00 pagi. Acara ini pun mencoba menggabungkan bagaimana makna filosofis dan fungsi pasar yang menjadi sumber panguripan bagi para pedagangnya dan sumber kebutuhan bagi pembelinya. Sumber-sumber ini diibaratkan sebagai sebagai tuk atau mata air penghidupan yang banyak memberikan manfaat bagi manusia, oleh sebab itu perlu dijaga, dirawat dan dirayakan bersama.

Akan ada Hadrah Rebana Nurul Dholam,  merangkai gunungan bersama warga, Kembul Bujana (makan bersama) dan Jathilan Turangga Muda. Sampai berjumpa di Pasar Glagah, teman!

*Pasar Glagah terletak di persimpangan Glagah, 1.5 kilometer dari TPR Pantai Glagah, Temon, Kulon Progo, DIY.

 

Info lebih lanjut tentang acara:
CP: Sita Magfira
HP: +6282220130610
Email: ketjil.bergerak@gmail.com

Info lebih lanjut tentang penginapan:
CP: Mantoyo, Ketua Desa Wisata Glagah
HP: +628157936502