Musyawarah dan mufakat adalah hal yang semakin hari semakin terkikis. Musyawarah dan mufakat sudah tidak lagi santer terdengar dan menjadi pedoman di masa kini yang lebih mementingkan golongan dan kubunya. Musyawarah dan mufakat malah bisa dibilang hampir punah dalam masyarakat saat ini. Hal ini merupakan tanda-tanda jaman yang harus dicermati dan dipikir kembali.

Dengan mencermati dan memikirkan lagi musyawarah dan mufakat, masyarakat akan terkena dampak baiknya juga. Dengan memikirkan bersama musyawarah dan mufakat bisa jadi hal itu bisa muncul kembali di tengah masyarakat kontemporer ini.

Namun lebih dari itu, sejatinya musyawarah dan mufakat harus dihidupi dan dihayati dalam hidup bersama. Musyawarah dan mufakat yang dihidupi dan dihayati dalam masyarakat akan berdampak positif bagi masyarakat itu sendiri. Dampak positif dalam masyarakat akan menumbuhkan kembali kebersamaan. Kebersamaan inilah yang akan membantu masyarakat untuk bisa bertahan dalam hidup bersama.

Musyawarah dan mufakat penting dalam tumbuh kembangnya kebersamaan yang mampu membuat masyarakat hidup damai dan bergotong royong. Gotong royong inilah hasil dari musyawarah dan mufakat, dan hasil dari gotong royong bisa dinikmati bersama dalam masyarakat. Gotong royong akan hidup kembali jika musyawarah dan mufakat hidup dan dihidupi juga. Musyawarah dan mufakat juga gotong royong adalah nilai yang tak bisa dipisahkan. Sepertinya masyarakat kontemporer saat ini membutuhkan gotong royong dan musyawarah mufakat.