Kata “melangkah”, jika dihidupi akan menjadi kekuatan.
Kekuatan untuk apa? Kekuatan untuk terus bergerak.

Sekarang dunia sudah menawarkan berbagai jalan. Dalam melangkah diperlukan pertimbangan. Pertimbangan itu penting karena sekali memilih jangan sampai menyesal. Pokoknya maju terus. Di sinilah perlunya penghayatan pada setiap pergerakan. Tiap pergerakan punya tujuan. Tujuan mana yang dipilih itu terserah, namun ada satu hal yang perlu diperhatikan yaitu hidup itu sendiri. Pilihan mana yang menciptakan hidup, yang menciptakan semangat itulah yang membuat percaya diri. Kepercayaan diri adalah modal hidup yang mumpuni. Tanpa kepercayaan diri hidup tidak lagi membuat semangat, hidup jadi beban dan tak mengenakkan.

Maka beranilah untuk melangkah, melangkah dengan penuh percaya diri.

Di sekitar kita banyak terjadi hal-hal yang mengejutkan dan membuat kehilangan arah. Dalam perjalanan ini janganlah nglokro, janganlah mutung atau ngambek. Teruslah saja berjalan menuju tujuan masing-masing. Justru dengan berjalan terus, hal-hal yang mengejutkan itu akan memberi semangat dengan sendirinya. Maka perjalanan perlu bekal.

Selain percaya diri, perjalanan baiklah selalu disertai harapan. Harapan itu akan mendorong untuk maju terus. Tanpanya perjalanan menjadi hampa tiada arti.

Melangkahlah, berjalanlah, teruslah demikian hingga sampai pada tujuan.

Hiburan dalam perjalanan yang mendatangi, tanggapilah, cobalah sedikit rileks dengan hiburan yang ada, yang datang juga sering dengan tiba-tiba, beristirahatlah dalam doa agar selamat sampai tujuan.

Beranilah melangkah.