IMG-20150304-WA0012

 

Halo gaes!

Datang yuk ke MADE IN COMMONS.

Opening tanggal 13 Maret ini ya di JNM :)

ketjil akan mempresentasikan hasil kerja riset selama kurang lebih setahun di Komunitas Ledhok Timoho bersama geng kampung, RELIEZT.

Ini nih ringkasan acara besarnya (dikutip dari madeincommons.net):

Peristiwa ini merupakan satu upaya menandai, merepresentasikan dan merefleksikan proses setahun melakukan investigasi kritis atas/melalui commons melalui rangkaian percakapan, baca bersama, riset aksi, residensi seniman dan praktik-praktik sosial yang dilakukan seniman, kelompok seniman, peneliti, aktivis, dan anggota komunitas.

Disiapkan sebagai gerbong kedua dari proyek jangka panjang Made in Commons yang pertama kali disajikan di Stedelijk Museum Bureau Amsterdam (SMBA) pada 2013, versi 2.0 ini menekankan pada proses penciptaan peristiwa bersama dan dicurahkannya semua sumber daya yang dikerahkan para aktor yang terlibat ke proses iterasi peristiwa-peristiwa tersebut. Berbagai hal tersebut di(re-)produksi melalui pengorganisasian aktor dan aksi secara metodologis seputar pendekatan durasional dan temporal dalam menteorikan dan mempraktikkan commons.

Daftar partisipan dari acara yang dikuratori Syafiatudina dari KUNCI Cultural Studies Center ini meliputi: Artlab ruangrupa (Hauritsa, Angga Cipta), Fajar Riyanto & Asandini Mei Juningrum (ID), ketjilbergerak & RLZT (ID), Komunitas Ledhok Timoho (ID), Lab PEL (Elia Nurvista, Lisistrata Lusandiana, Savytri Puspitasari), Nuraini Juliastuti & Gatari Suryakusuma (ID), Reinaart Vanhoe (NL), Read-In (Annete Krauss, Laura Pardo, Hyuju Chung, Serena Lee), Setu Legi (ID), Simon Kentgens (NL), Wok the Rock & @plesirseni (ID).

Sebagai pelengkap acara presentasi publik ini, akan dilakukan percakapan mendalam bertajuk “Percakapan Lintas-Commons” yang akan diselenggarakan pada 16-18 Maret 2015, juga di JNM. Seluruh aktivitas ini gratis untuk umum berkat sokongan ArtsCollaboratory.

Sampai ketemu Jumat malam di JNM ya 😀