Guru adalah sosok yang dihormati, dikagumi, menjadi teladan sekaligus sahabat bagi para muridnya. Guru menjadi seorang yang disegani. Di kelas maupun di luar kelas, sosoknya selalu diidolakan. Menjadi seorang guru artinya menjadi seorang yang punya dasar-dasar nilai yang kokoh. Hidupnya dibangun untuk banyak orang. Kehadirannya selalu dinantikan, baik sebagai problem solver maupun sebagai orang yang taat menjalankan amanah. Jadi tugas seorang guru memanglah sangat banyak. Tugasnya antara lain menjadi suri tauladan bagi muridnya, menjadi pendidik dan pembimbing bagi muridnya, menjadi sahabat bagi muridnya dan bagi masyarakat, dan menjadi pembaca zaman yang teliti. Dalam dan bersama masyarakatlah seorang guru akan berperan penting.

Namun lihatlah zaman digital ini di mana perubahan menjadi begitu cepat. Masihkah peran guru diperhitungkan? Anak muda menjadi ketagihan teknologi, banyak yang telah bergeser. Idola mereka adalah artis-artis dalam negeri maupun mancanegara. Mereka saling berinteraksi dengan gaya komunikasi yang serba cepat dan terciptalah bahas mereka sendiri. Dunia zaman ini begitu hingar bingar. Anak muda menjadi cepat bertumbuh dan bertambah pengetahuannya. Di manakah guru? Masihkah ada di hati mereka? Mereka sungguh menjadi individual dan terkesan cuek. Kepedulian jarang menjadi nilai yang dihayati. Mereka menurut saja dengan masuknya budaya yang mengglobal. Demikianlah zaman menjadi hiruk pikuk dan berjalan tanpa bisa dihentikan.

Seorang guru atau menjadi seorang guru di zaman ini memanglah tidak mudah. Dengan beban pekerjaan yang begitu banyak dengan tanggungannya dan masih harus mendidik muridnya merupakan tantangan berat yang dihadapi guru. Seorang guru yang mampu bertahan ialah guru yang menjadi teladan. Nasihat kini sulit dimengerti. Teladan yang mampu melihat situasi zaman dan tetap tidak meninggalkan akar budaya di mana ia berasal. Mungkin ia boleh keren dan mengerti idola dan kebiasaan muridnya dan menjadi sahabatnya juga namun ia juga harus bisa memberi teladan akan budaya yang luhur. Guru yang memiliki strategi pendidikan yang jitu akan bertahan di zaman global digital ini.