Esai
Membangun dengan Mendidik | oleh Abdullah Fikri Ashri

Membangun dengan Mendidik | oleh Abdullah Fikri Ashri

Pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Pendidikan hadir layaknya manusia yang lahir. Manusia tanpa pendidikan tidak pernah bisa melangsungkan kehidupannya. Hal inilah yang membedakannya dengan hewan. Hewan apapun jenisnya tidak memerlukan pendidikan karena hewan cenderung hidup dalam keadaan stabil, tanpa ada perubahan atau perkembangan. Semua hewan hanya mengalami stabilitas perubahan fisis, bukan psikis. Seekor ikan...
Gugur Gunung: Interkonektivitas di Antara Yang Kecil

Gugur Gunung: Interkonektivitas di Antara Yang Kecil

  Seni sebagai Aktivitas Kolektif Rasa-rasanya menjadi kurang lengkap jika kita membahas seni melulu dari sudut pandang yang individualistik. Memang, secara psikologis kemampuan seni itu muncul sebagai cerminan dari sifat-sifat internal individu, seperti bakat atau kecerdasan, dorongan, desakan, dan juga reaksi terhadap kenyataan dari luar maupun dari dalam individu. Namun tidak cukup hanya itu, dalam...
Ruang | oleh Aris Setyawan

Ruang | oleh Aris Setyawan

Dari dalamnya dentuman bass menghentak dari dua speaker raksasa, menyuarakan musik keras-keras ibarat konser musik di lapangan kabupaten. Padahal ruang itu hanya berukuran 2 x 3 meter. Pun pendengar musik itu hanya ada 8 orang. 8 orang yang bergantian, kadang berebut 2 microphone yang disediakan untuk memamerkan vokal terbaiknya (atau terburuk) dan dipadu-padankan dengan musik...
Yang Ketjil, Yang Mau Bergerak | oleh Sita Magfira

Yang Ketjil, Yang Mau Bergerak | oleh Sita Magfira

: Pembacaan Remeh-temeh tentang ketjilbergerak   Percayalah, awalnya saya hendak membuat tulisan ini dengan serius. Dengan bantuan beberapa kali sesi wawancara, bisalah ya saya memaparkan apa itu ketjilbergerak, sejarahnya, visi misinya, dan sebagainya dalam sebuah tulisan. Tapi sebab saya ini sulit serius kecuali dalam hal menye-menye, saya urungkan kehendak itu. Saya lalu memilih membuat pembacaan...
VIA REGIA : sebuah catatan kuratorial | oleh Agni Saraswati

VIA REGIA : sebuah catatan kuratorial | oleh Agni Saraswati

Yujin Sick | Mind Map | water color on paper | 2013 Yang terburuk dari mimpi adalah saat terbangun dan menghadapi kenyataan.   VIA REGIA menampilkan karya empat orang seniman muda, yaitu Yujin Sick, Faiz “The Robomonzta”, Yoga Mahardika dan RHMIB.  Untuk memahami proses berkarya mereka dari konteks awal tentang mimpi, bisa jadi mengarah pada dua hal....
Revolusi Organik | oleh Kresna Duta

Revolusi Organik | oleh Kresna Duta

Adalah sebuah gagasan tentang usaha percepatan perubahan. Perubahan menuju gerakan yang lebih kontekstual/berdasar pada pembacaan alam dimana kita berada. Sebuah percepatan perkembangan spiritual, percepatan persatuan dan pelaksanaan gagasan serta percepatan pertumbuhan ide. Revolusi Organik berharap ikut memberi kontribusi atas perubahan pada generasi muda untuk lebih aktif, baik aktif mencari ke dalam, maupun aktif ke luar...
Membatalkan Keperempuanan | oleh Gintani Nur Apresia Swastika

Membatalkan Keperempuanan | oleh Gintani Nur Apresia Swastika

“Because I’m a lady, I have my own language.” Gabrielle Solis, ‘Desperate Housewifes’   Hantu bernama ‘keperempuanan’ Perjumpaan dengan gagasan tentang keperempuanan bagi saya memang selalu menjadi hal yang menarik sekaligus menggelisahkan, seperti tidak pernah ada habisnya. Isu-isu ini menjadi semacam teror di benak kepala saya. Begitu juga dengan projek pameran kali ini. Yang jelas...
Membatalkan Keperempuanan: Proyek Lanjutan Feminisme? | oleh Aris Setyawan

Membatalkan Keperempuanan: Proyek Lanjutan Feminisme? | oleh Aris Setyawan

Bila disuruh menyebutkan apa kesan pertama yang saya dapat setelah mengikuti 2 rangkaian acara dari Event Membatalkan Keperempuanan, maka kesan itu dapat direpresentasikan oleh kata: Feminisme. Meskipun panitia acara yang saya ajak ngobrol di Twitter menolak bila event yang digelar dalam rangka perayaan hari perempuan internasional ini disebut sebagai feminisme, dan lebih suka bila Membatalkan...
Perempuan, Representasi dan Negosiasi | oleh Lisistrata Lusandiana

Perempuan, Representasi dan Negosiasi | oleh Lisistrata Lusandiana

Membicarakan perempuan, konstruksi gender dan kesetaraan memang tidak ada habisnya. Barangkali karena persoalan ini berkenaan dengan diri beserta tubuh, kesadaran, imajinasi dan hal-hal lain yang ada didalamnya. keberadaannya pun bisa ditemukan dimana-mana, dari dalam hati hingga kamar mandi. Disini kita tidak akan membicarakan bagaimana perempuan dibedakan dari laki-laki. Karena bisa saja, cara berpikir demikianlah yang...
Membatalkan Keperempuanan | oleh Lisistrata Lusandiana

Membatalkan Keperempuanan | oleh Lisistrata Lusandiana

“MEMBATALKAN KEPEREMPUANAN” Ada masa dimana keperempuanan dirumuskan menjadi lima butir dalam Panca Darma: (1) wanita sebagai istri pendamping suami (2) wanita sebagai ibu pendidik dan pembina generasi muda (3) wanita sebagai pengatur ekonomi rumah tangga (4) wanita sebagai pencari nafkah tambahan, dan (5) wanita sebagai anggota masyarakat, terutama organisasi wanita, badan-badan sosial, dan sebagainya yang...
Memori, Ikon Kepahlawanan, dan Ke-diri-an Kita | oleh Mohammad Hadid

Memori, Ikon Kepahlawanan, dan Ke-diri-an Kita | oleh Mohammad Hadid

Judul karangan yang disematkan di atas belum jelas. Meski tentu saja, dengan rentetan kata-kata yang saya pilih, tulisan ini bermaksud mencari hubungan antara memori, ikon kepahlawanan, dan ke-diri-an kita. Tetapi, hubungan yang bagaimanakah? Di sini saya tidak bermaksud untuk membahas hubungan tersebut dan meletakannya dalam kerangka universal, dalam arti hubungan yang muncul di antara ketiganya...
Personal Oikumene | oleh Idha Saraswati

Personal Oikumene | oleh Idha Saraswati

Personal Oikumene : Mencari Tempat Berpijak Penyeragaman selalu memicu respons. Fenomena penyeragaman itu antara lain kerap disebut dengan istilah globalisasi, yakni melesapnya batas-batas yang khas ke dalam sebuah dunia yang seragam. Globalisasi bukan suatu proses yang bebas nilai. Ideologi neoliberalisme yang menggerakkan globalisasi menyediakan seperangkat simbol, norma dan citra yang merekatkan individu-individu ke dalam sebuah...