Banyak hal jika dikerjakan bersama hasilnya akan lebih baik. Dalam sebuah kebersamaan ada rasa persaudaraan yang harus terus dijaga. Hal ini penting mengingat masyarakat kini sedang dilanda kebencian dan perseteruan. Selain ada persaudaraan, dalam kebersamaan ada semangat yang kini mulai memudar yaitu gotong royong yang jika tidak dijaga akan membuat masyarakat kita terpecah belah karena individualisme. Dengan kebersamaan dilatihlah rasa peka terhadap keprihatinan sesama. Rasa peka inilah yang semakin tumpul karena terbentuknya dedikasi yang berlebihan pada semua bidang terutama pengejaran harta. Rasa ini penting sekali. Jika tak ada lagi rasa peka akan penderitaan sesama, masyarakat akan bentrok dan hancur dengan sendirinya.

Masyarakat modern memang sedang dilanda stres karena merasa tiap individu sendirian berjuang dan bersaing. Persaingan di tingkat terkecilpun tak bisa dihindari, lalu apa yang akan terjadi? Yang paling mungkin terjadi adalah hilangnya kesadaran akan hadirnya kemungkinan baru bagi masyarakat. Bisa jadi semuanya akan macet. Kalau macet maka yang terjadi sekali lagi adalah meningkatnya kekerasan. Maka jangan sampai macet. Caranya adalah dengan menajamkan rasa peka akan yang lain. Gotong royong dalam kebersamaan dan berani meminta bantuan dari yang lain. Dengan bersama dan bekerja sama dengan yang lain maka rasa akan dilatih dan lama kelamaan menjadi peka. Dengan kepekaan maka akal sehat akan dijaga sehingga jiwa raga juga akan terjaga dan terpelihara. Jangan sampai akal sehat hilang dari masyarakat. Jika akal sehat hilang bisa-bisa tidak lama akan terjadi (sekali lagi) kebencian di dalam masyarakat.

Dengan akal sehat bersama kebencian bisa dihindari dan masyarakat boleh merasakan rasa lega dalam hati. Kelegaan ini bisa dirasakan bersama-sama. Dari bersama hingga kelegaan bersama, semua sepertinya cepat berlalu. Kebersamaan jangan sampai hilang. Dalam ngelmu pring misalnya,ngelmu pring eling padha eling, eling pepadhane, artinya ingatlah pada sesamanya. Dengan mengingat sesama maka diingatkan juga diri sendiri bahwa manusia tidak seperti pulau tersendiri. Manusia juga hidup bersama orang lain. Maka baiklah jika orang lain juga menjadi hal penting yang diperhatikan. Semoga dengan bersama-sama, alternatif bagi masyarakat akan terbuka dan muncullah harapan-harapan bar untuk masa depan.