Sore itu hujan mengguyur Plaza Ngasem.
Penonton masih riuh dan antusias berkumpul untuk terlibat dalam pembicaraan dengan tema Berbeda itu Biasa yang digelar oleh ketjilbergerak dalam program Kelas Melamun.
Rm. Sindhunata dan Marzuki Mohamad (Jogja Hiphop Foundation) diundang untuk jadi pembicara sedangkan Alit Jabangbayi jadi MC. Penonton tampak bersemangat mendengarkan perbincangan yang ingin menonjolkan semangat kebersamaan di tengah perbedaan.

Hujan semakin deras, namun tidak menyurutkan semangat penonton yang sebagian besar anak muda. Memang energi anak muda selalu mendorong untuk bersemangat. Semangat untuk terlibat inilah yang mendasari anak muda untuk tetap mendengar perbincangan Rm. Sindhunata dan Marzuki Mohamad yang sarat makna.

Rm. Sindhunata mengungkapkan bahwa perbedaan itu akan lenyap oleh persahabatan yang erat. Jika semangat persahabatan ada dalam masyarakat, maka perbedaan akan terasa biasa. Jika masih ada perbedaan, maka persahabatan itu belum seutuhnya. Maka keterlibatan orang muda dalam diskusi sore itu sebetulnya adalah keterlibatan yang dasarnya adalah semangat persahabatan.

Rm. Sindhunata juga mengungkapkan kata-kata yang jika diucapkan dengan nada gembira akan menyentuh hati orang yang mendengarnya. Kata-kata itu ialah “kita berteman sudah lama”. Pertemanan memang mengandung makna positif dan menciptakan suasana hangat. Itulah yang menjadi inti dari pertemuan antar generasi sore itu.

Hujan yang dingin tak terasa lagi karena hangatnya suasana persahabatan di Plaza Ngasem itu. Dalam sesi tanya jawab pun banyak orang muda menanyakan tentang karya sebagai apresiasi atas karya Rm. Sindhunata dan Mas Marzuki Mohamad. Persahabatan perlu diapresiasi, karena tanpanya hidup jadi kurang bermakna. Membuat hidup jadi bermakna itulah persahabatan.

Walaupun kita berteman belum lama, sungguh baik jika sebuah pertemanan harus dijaga dan dirawat, hingga akhirnya suatu saat nanti kita juga bisa bilang “kita berteman sudah lama”.